X

USER LOGIN

Preloader Lupa Password?

Pengurus HIMPSI JAYA

No Profile
Aline Sahertian

Bendahara Umum

No Profile
Dini Andiani

Divisi 2: Pengembangan Kompetensi

No Profile
Edward Andriyanto Soetardhio

Divisi 1: Pelayanan Masyarakat

No Profile
Erida Rusli

Sekertatis Umum

No Profile
Josephine Rosa Marieta (KOKO)

Divisi 4: Kemitraan

No Profile
Rilzan Chandra

Wakil Ketua II

Rinni Purwaningsih Soegiyoharto

Divisi 3: Komunikasi & Hubungan Masyarakat

Riswandi Alekhine

Divisi 5: Information Technology

No Profile
Tri Iswardani

Wakil Ketua I

Widura Imam Mustopo

Ketua HIMPSI JAYA 2016-2020

Artikel Terbaru

Membangun Komunitas Yang Tangguh

Dipublikasikan oleh Administrator Admin pada Kamis, 18 Oktober 2018

Membangun Komunitas Yang Tangguh

(Program Persiapan dan Menejemen Bencana yang Terintegrasi HIMPSI Jaya)

Latar Belakang

  • Indonesia adalah negara yang berlimpah dengan sumberdaya alam, namun juga sekaligus sangat rapuh pada bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, longsor dan lain-lain.
  • Dengan lokasi pada Pacific Ring of Fire, menurut laporan 2014 World Risk Levels oleh ENU-EHS & Alliance Development / Bündnis Entwicklung Hilft (BEH) juga menunjukkan adanya status risiko dan kerapuhan Indonesia sebagai “Sangat Tinggi” (WRR, 2014).
  • Karena itu amat penting bagi Indonesia untuk memperkuat ketangguhannya pada bencana, dengan mempersiapkan sebuah program persiapan dan manajemen bencana yang lengkap.

Pacific Ring Of Fire

HIMPSI JAYA

  • Himpsi Jaya (Jakarta Raya) adalah cabang dari Himpunan Psikologi Indonesia dengan aktif anggota lebih dari 1.000 psikolog, ilmuwan, dan berbagai macam bidang.
  • Banyak dari anggotanya pernah terlibat dalam berbagai macam bencana di banyak wilayah Indonesia sejak Konflik Maluku Conflict pada tahun 1998 serta Tsunami di Aceh tahun 2004.
  • HIMPSI Jaya menganggap program persiapan dan manajemen bencana yang menjunjung garis komando pemerintah, mendidik sumberdaya setempat dan sekaligus bekerja lintas profesi untuk memberdayakan komunitas.

New Zealand Journal of Psychology Vol. 40 No. 4, 2011

 

Siklus Menejemen Bencana – UU no. 24/2007
Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Tahapan Kegiatan
Pra-bencana Pencegahan Sebuah rangkaian kegiatan yang direkayasa untuk memberi perlengkapan agar dapat memberi perlindungan permanen dalam menghadapi dampak akibat gejala alam.
  Kesiapsiagan Bencana Upaya-upaya yang memungkinkan komunitas (perorangan, kelompok, organisasi) untuk mengatasi berbagai bahaya dari peristiwa-peristiwa alam, melalui pembentukan struktur dan mekanisme yang sistematik pada tanggap darurat.
Pemulihan Tanggap Darurat Bencana Serangkaian tindakan yang diambil cepat setelah persitiwa bencana, termasuk asesmen kerusakan dan kebutuhan, penyebaran bantuan kemanusiaan,, pertolongan, dan pembersihan situs bencana
  Rehabilitasi Serangkaian kegiatan yang dpat membantu korban-korban bencana agar kembali ke kehidupan normal di mana nantinya berintegrasi kembali ke dalam fungsi-fungsinya yang ada di dalam komunitasnya
  Rekonstruksi Serangkaian kegiatan untuk memulihkan situasi seperti sebelum bencana, termasuk pengembangan infrastruktur, merevitalisasi akses bagi sumber-sumber daya ekonomi, perbaikan lingkungan, pemberdayaan komunitas; dengan orientasi pengembangan: mengurangi dampak bencana, dan di pihak lain menyediakan manfaat ekonomik bagi masyarakat

 

Fase-Fase Bencana

 

Pendekatan Kami

  • Memberdayakan komunitas setempat
  • Memakai pendekatan multi-disiplin ilmu pengetahuan psikologis
  • Bekerja sama dengan profesi-profesi atau institusi-institusi kesehatan mental yang peduli pada masalah-masalah psikologis dalam konteks bencana (Psikiater, Pekerja Sosial, Perawat Nurses dan lain-lain)
  • Bekerja sama dengan instansi-instansi pemerintah yang ditugaskan mengatasi bencana (Yang berkoordinasi dengan Menkokesra, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, BNPB dan lain-lain)

 

Program

Jangka Pendek:

  • Pelatihan PFA bagi para sukarelawan
  • Mempersiapkan Kelompok Basis Komunitas di Daerah Bencana

 

Jangka Panjang:

    Program Kompetensi-kompetensi dasar
Pra-Bencana Pencegahan Pelatihan Sukareawan Kesediaan sukarelawan PFA
  Kesiapan Bencana    
          
Pemulihan Tanggap Darurat Bencana: Asesmen Cepat Asesmen Penanganan Krisis
  Rehabilitasi: Pelatihan Psikososial Mengoganisasikan Komunitas PFA
Rekonstruksi: Pelatihan Psikososial PFA
Klinik Psikoekonomik Pengorganisasian Komunitas
    Pendekatan Psikoekonomik
Tentang Penulis
No Profile

Tinggalkan Balasan