X

USER LOGIN

Preloader Lupa Password?

Pengurus HIMPSI JAYA

No Profile
Aline Sahertian

Bendahara Umum

No Profile
Dini Andiani

Divisi 2: Pengembangan Kompetensi

No Profile
Edward Andriyanto Soetardhio

Divisi 1: Pelayanan Masyarakat

No Profile
Erida Rusli

Sekertatis Umum

No Profile
Josephine Rosa Marieta (KOKO)

Divisi 4: Kemitraan

No Profile
Rilzan Chandra

Wakil Ketua II

Rinni Purwaningsih Soegiyoharto

Divisi 3: Komunikasi & Hubungan Masyarakat

Riswandi Alekhine

Divisi 5: Information Technology

No Profile
Tri Iswardani

Wakil Ketua I

Widura Imam Mustopo

Ketua HIMPSI JAYA 2016-2020

Artikel Terbaru

Bimbingan Teknis Operasi Psikologis

Dipublikasikan oleh pada Minggu, 25 Februari 2018

BIMBINGAN TEKNIS OPERASI PSIKOLOGIS (BIMTEK OPSI)

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia
HIMPSI JAYA

Atas kerjasama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan Himpunan Psikologi Indonesia wilayah DKI Jakarta Raya, dalam bulan Januari dan Februari 2018 telah diselenggarakan Program Bimbingan Teknis Operasi Psikologis (Psychological Operation) secara paralel di beberapa daerah. Bambang HL, salah satu tim penggerak program mengatakan, Operasi Psikologis bertujuan untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat. Metode ini sangat diperlukan dan bermanfaat, karena dengan operasi psikologis akan menghasilkan situasi menang-menang (win-win situation) dalam tataran kehidupan di masyarakat.
Masih menurut Bambang HL, sasaran dari program ini adalah kelompok, organisasi atau lembaga, yang kali ini terjalin kerjasama antara dua lembaga/organisasi yakni Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan Himpunan Psikologi Indonesia wilayah DKI Jakarta Raya.

Bentuk programnya sendiri adalah penyelenggaraan bimbingan teknis mengenai prinsip dan teknik operasi psikologis. Oleh sebab itu nama programnya menjadi: Bimbingan Teknis Operasi Psikologis atau BIMTEK OPSI. Bambang HL tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai prinsip dan teknik yang dimaksud tersebut.
Dalam kerangka dan rencana kerja, program ini akan berlangsung beberapa tahap. Tahap pertama telah selesai dan sedang dalam proses evaluasi untuk perbaikan-perbaikan di masa yang akan datang. Hasil penyelenggaraannya sendiri memperoleh umpan balik positif, baik pada peserta maupun anggota masyarakat yang terdampak program ketika peserta mempraktikkan di lapangan. BIMTEK OPSI tahap pertama telah dilaksanakan di 5 (lima) kota, yakni Garut, Purwokerto, Solo, Mojokerja dan Malang.

Merujuk pada pengalaman melaksanakan operasi psikologis, Bambang HL menggaris-bawahi bahwa program ini menunjukkan bidang psikologi terapan memiliki cakupan yang luas dan hampir tidak terbatas. Oleh sebab itu sangat dimungkinkan ranah psikologi, dalam hal ini HIMPSI JAYA dapat berkolaborasi dengan berbagai ranah pekerjaan dan pelayanan, misalnya dengan media, komunikasi, politik, budaya dan pemasaran. Sejauh ini personal pengurus HIMPSI JAYA yang telah terlibat dalam program ini selain Bambang HL, juga R Chandra, Wahyu Indrasto, Dini Andiani, Aladin Edivollo Simbolon, Ratna Isnasari, Herman Nico Sumual, Nandar Luwias, Riyanti Abriyani, Ahadijat Husein. Dalam pelaksanaannya juga melibatkan beberapa personal dari Yayasan Praktisi Psikologi Indonesia. Kegiatan ini didukung juga oleh Ketua HIMPSI JAYA, Widura Imam Mustopo, beserta jajaran wakil ketua dan komisi ahli HIMPSI JAYA.

 

DOKUMENTASI
BIMBINGAN TEKNIS OPERASI PSIKOLOGIS (BIMTEK OPSI)
22 – 26 JANUARI 2018

Waktu Operasional
Bimtek OPSI 40 Jam (5 Pertemuan)
Lokasi: KOREM 062 TARUMANAGARA/GARUT
Fasilitator: Kol, Caj Drs. Jiwa Setiaji, MM, May. Inf Drs. Deden Kowara, M.Si,
Dr. Widura Imam Mustopo, M.Si., Dr. Dra. Riyanti Abriyani, M.Psi.T., M.Si.
Admin: Jerry Putra, S.Psi

PROFIL WILAYAH BIMTEK

Garut adalah sebuah Kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Sumedang di utara, Kabupaten Tasikmalaya di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung di barat. Kabupaten Garut terdiri atas 42 kecamatan, yang terdiri dari 424 desa dan 21 kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Tarogong Kidul.Sebagian besar wilayah kabupaten ini adalah pegunungan, kecuali di sebagian pantai selatan berupa dataran rendah yang sempit. Kabupaten Garut memiliki luas wilayah administratif 306.519 Ha (3.065,19 km²) yang secara geografis berdekatan dengan Kota Bandung sebagai ibukota provinsi Jawa Barat, merupakan daerah penyangga dan hinterland bagi pengembangan wilayah Bandung Raya. Kabupaten Garut mempunyai kedudukan strategis dalam memasok kebutuhan warga Kota dan Kabupaten Bandung, sekaligus berperan di dalam pengendalian keseimbangan lingkungan.

Sedangkan Korem 062 Tarumanagara/Garut berkedudukan di Garut, mencakup 5 Kodim yang menyebar di 7 kabupaten dan 3 pemerintahan kota, yaitu; Kodim 0609/Kab. Bandung mencakup Kab. Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi ; Kodim 0610/SMD mencakup Kab. Sumedang; Kodim 0611/Kab. GRT mancakup Kabupaten Garut ; Kodim 0612/TSM mencakup Kab./Kota Tasikmalaya ; Kodim 0613/CMS mencakup Kab. Ciamis, Kota Banjar, dan Kab.Pangandaran.

 

SENIN

Gambar 1: Pembukaan oleh DANREM 062/TN

Gambar 2: Penjelasan awal Fase 1 Perencanaan

Gambar 3: Pengerjaan Lembar Kerja

SELASA

Gambar 1: Penjelasan Fase 2 Segmentasi Khalayak Sasaran

Gambar 2: Penjelasan Fase 2 Segmentasi Khalayak Sasaran

Gambar 3: Penjelsana Fase 3 Strategi Komunikasi

RABU

Gambar 1: Evaluasi Fase 2 dan Fase 3

Gambar 2: Memandu peserta dalam mengerjakan Lembar Kerja

Gambar 3: Mempraktekkan Desain Produk Radio berlangung

KAMIS

  1. Pelaksanaan Kegiatan di Lapangan

    Gambar 1

    Gambar 2

    Gambar 3

    Gambar 4

    Gambar 5

    Gambar 6

  2. Persentasi Hasil Pelaksanaan Kegiatan di Lapangan

    Gambar 1

    Gambar 2

    Gambar 3

    Gambar 4

    Gambar 5

    Gambar 6

JUMAT

Gambar 1: Acara Penutupan Kegiatan

Gambar 2: Penyerahan Kenang-Kenangan kepada Danrem 062

Gambar 3: Penyerahan Kenang-Kenangan kepada pihak Kemhan

Gambar 4: Foto Bersama Setelah Penutupan

 

————————————————-

 

DOKUMENTASI
BIMBINGAN TEKNIS OPERASI PSIKOLOGIS (BIMTEK OPSI)
5 – 9 PEBRUARI 2018

Waktu Operasional
Bimtek OPSI 40 Jam (5 Pertemuan)
Lokasi: KOREM 083/Malang

Fasilitator:
Kolonel Inf Gaguk Anang Widagdo
Letkol Caj Th. C. Indri Kristyana
Dra. Ratna Isnasari, Psi.
Drs. Wahyu Indrasto, Psi.

Admin: Niken Putri Lestari, S. Psi.

PROFIL WILAYAH BIMTEK

Awal Pembentukan

Sejarah pembentukan dan pertumbuhan Korem 083 erat kaitannya dengan sejarah perjuangan yang terjadi di bekas wilayah Karesidenan Malang dan Besuki, oleh karena itu awal pembentukan dan pertumbuhan Korem 083/Bdj berkaitan dengan sejarah:

  1. Divisi VIII/Trikora di Jawa Timur.
  2. Divisi VII/Suropati yang meliputi wilayah Malang, Lumajang, Bondowoso dan Jember.
  3. Brigade III/Damarwulan Divisi I Jawa Timur yang meliputi wilayah Karesidenan Besuki.
  4. Brigade IV Divisi I Jawa Timur yang meliputi wilayah Karesidenan Besuki.
  5. Resimen Infanteri 18 dan 19.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima T.T.V/Brawijaya Nomor: 095 Ba/Di.Braw/52 KPTS tanggal 1 Mei 1952, maka nama dan organisasi Brigade di ganti menjadi Resimen. Untuk Brigade III dan Brigade IV dengan demikian diganti menjadi resimen Infanteri 19 yang meliputI wilayah Karesidenan Besuki dan Resimen Infanteri 18 yang meliputi wilayah Karesidenan Malang. Kesatuan -kesatuan inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya Korem 083/Bdj.

Pada awal pembentukannya, Resimen 18 yang meliputi wilayah Karesidenan Malang membawahi:

  1. Batalyon 512.
  2. Batalyon 513.
  3. Batalyon 524.
  4. Batalyon 527.
  5. Batalyon 528.

Dilengkapi dengan: PDM 1801, PDM 1802, PDM 1803, PDM 1804. Sedangkan Resimen Infanteri 19 yang meliputi wilayah Karesidenan Besuki pada awalnya membawahi:

  1. Batalyon 503.
  2. Batalyon 509.
  3. Batalyon 510.
  4. Batalyon 514.
  5. Batalyon 526.

Dilengkapi dengan PDM 1901,PDM 1902, PDM 1903, PDM 1904.

Sejalan dengan perkembangan dan pembangunan TNI AD maka Resimen Infanteri 18 dan 19 pun mengalami perubahan – perubahan. Menjelang likuidasinya Resimen – resimen di jajaran Kodam VIII/Brawijaya, Resimen Infanteri 18 tetap membawahi 5 Batalyon ditambah dengan distrik – distrik militer gaya baru yaitu Kodim 0818/Malang, 0819/Pasuruan, 0820/Probolinggo dan Kodim 0821/Lumajang. Sedangkan Resimen Infanteri 19 membawahi: Yonif 509, 510, 514, dan Yonif 506 ditambah dengan distrik – distrik militer gaya baru yaitu Kodim 0822/Bondowoso, 0823/Situbondo, 0824/Jember dan Kodim 0825/Banyuwangi.

 

SENIN

Gambar 1: Sesi Foto Bersama

Gambar 2: Pengerjaan Pra Tes

Gambar 3: Penjelasan fase 1 dan 2

Gambar 4: Pengerjaan fase-1-dan-2

SELASA

Gambar 1: Evaluasi fase I

Gambar 2: Melanjutkan pengerjaan lembar kerja fase II

Gambar 3: Presentasi lembar kerja fase I dan II

Gambar 4: Penjelasan fase III

Gambar 5: Pengerjaan lembar kerja fase III

RABU

Gambar 1: Evaluasi materi fase III

Gambar 2: Penjelasan materi fase IV dan V

Gambar 3: Penekanan hal hal yang perlu diperhatikan pada fase V

Gambar 4: Pengerjaan lembar kerja fase IV dan V

Gambar 5: Danrem 083 Baladhika Jaya dan Dandim 0833 berdiskusi dengan peserta

Gambar 6: Pengarahan dari Brigjen Sumardi

KAMIS

Gambar 1: Praktik lapangan kepada penjual tanaman

Gambar 2: Praktik lapangan di warung kopi kepada remaja dan masyarakat

Gambar 3: Praktik lapangan penempelan pamflet

Gambar 4: Presentasi hasil praktik lapangan

Gambar 5: Sesi tanya jawab

JUMAT

Gambar 1: Acara penutupan

Gambar 2: Sambutan dari perwakilan Kementerian Pertahanan RI

Gambar 3: Pemberian kenang-kenangan dari Kementerian Pertahanan RI

Gambar 4: Pemberian kenang-kenangan dari Himpsi Jaya

Gambar 5: Pemberian penghargaan kepada peserta dan kelompok terbaik

Tinggalkan Balasan